Cadar dan Keamanan Majelis: Mengapa Aturan “Buka Niqab” Itu Penting?

Bagi seorang muslimah, niqab adalah bagian dari identitas dan ketaatan. Namun, saat berada di majelis ilmu atau dauroh khusus, seringkali muncul arahan untuk membuka cadar. Mengapa demikian? Ini bukan tentang membatasi sunnah, melainkan tentang keamanan dan kehangatan ukhuwah.

1. Proteksi dari Fitnah dan Penyusup

Keamanan adalah alasan utama. Dalam beberapa kasus nyata, terdapat oknum laki-laki yang menyamar menggunakan cadar untuk memasuki area privat wanita. Aturan membuka niqab di pintu masuk bertujuan untuk:

  • Memastikan validitas identitas setiap peserta.
  • Menjaga privasi para muslimah di dalam ruangan agar bisa beristirahat atau makan dengan tenang.
  • Mencegah tindakan kriminal atau pelecehan di ruang khusus wanita.

2. Membangun Kedekatan Antar Penuntut Ilmu

Dakwah bukan hanya soal menjaga jarak dari yang bukan mahram, tapi juga soal mendekatkan hati dengan sesama muslimah. Di dalam area yang terjaga dari laki-laki, membuka cadar memiliki manfaat besar:

  • Komunikasi yang Efektif: Ekspresi wajah membantu penyampaian pesan dan perasaan lebih baik.
  • Menghilangkan Rasa Asing: Melihat wajah saudari seiman menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat.
  • Saling Menyapa: Memudahkan kita untuk memberikan senyuman terbaik sebagai bentuk sedekah.

“Indahnya ilmu terasa saat hati terbuka. Jangan biarkan cadar membuat kita menjadi pribadi yang eksklusif dan sulit berinteraksi dengan sesama muslimah.”

Semoga Allah menjaga keistiqomahan para penuntut ilmu dan memberkahi setiap langkah menuju majelis-Nya.

Wallâhu A’lamu Bish Shawâb.

Reviews

53 %

User Score

2 ratings
Rate This

Leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *